
Salam sobat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang, Rabu 28 Oktober 2020 bertempat di Islamic Center (IC) MAN Lumajang merilis tema “Meretas Masa Depan Generasi yang Sholeh/Sholehah melalui Ikhtiyar Religius dan Realistis” dengan Nara Sumber Dr. Buchori yang merupakan dosen Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Kegiatan ini langsung dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala MAN Lumajang Ust. Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag., M.Pd. kemudian dihadiri lengkap oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Ust. Drs. Zainal Arifin, M.A, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Ust. H. Yayok Wahyudi, M.KPd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Ust. Nanang Wahyudi, S.Pd., dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana Prasarana Ust. Abdillah, S.Pd. Kepala MAN Lumajang yang juga merupakan salah satu alumni MAN Lumajang dalam pembukaannya menjelaskan bahwa alumni-alumni MAN Lumajang bisa berkiprah dimanapun dan tersebar di seluruh wilayah. Ada yang berkuliah di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya dan kampus negeri ternama lainnya. Kemudian ada juga beberapa alumni yang menempuh Pendidikan di luar negeri seperti Universitas di Yaman dan China, beberapa alumni juga berprofesi sebagai tentara dan polisi. Kepala MAN Lumajang menegaskan jika ingin menggapai cita-cita berkuliah di kampus favorit harus dipersiapkan dengan baik dan kegiatan “Parenting Day” ini diharapkan dapat mensinergikan niat dan ikhthiyar dari wali peserta didik, madrasah dan peserta didik itu sendiri sehingga bisa selalu membawa nama harum MAN Lumajang dimana saja baik ketika menempuh Pendidikan maupun bekerja.

Setelah pembukaan Kepala MAN Lumajang, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Ust. H. Yayok Wahyudi, M.KPd., sedikit menjelaskan mengenai waktu tempuh Pendidikan yang akan dilalui peserta didik semester 4 yang baru menyelasikan Penilaian Akhir Semester 5 kemarin dan mulai menempuh di semester 5 kemudian awal Januari 2021 akan mulai beranjak ke semester akhir. Setelah itu pada inti kegiatan ini Dr. Buchori mengawali dengan memberikan tips bagaimana mempersiapkan diri untuk menggapai Pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit? diantara peserta didik harus merefleksi diri sendiri kompetensi yang dimiliki kemudian menganalisa kebutuhan mahasiswa yang diterima di tiap jurusan pada PTN tersebut. Dr. Buchori mencontohkan dengan memanggil 2 peserta didik ke depan dan dilaksanakan dialog agar para peserta kegiatan ini paham mengenai trik dan tips tersebut. Tanya jawab juga dilakukan Wali Peserta didik dengan Dr. Buchori. Bahkan Nara Sumber masih menyediakan waktunya di luar kegiatan ini untuk berdialog jika wali peserta didik dirasa masih ingin berkonsultasi mengenai trik dan tips masuk ke PTN favorit. (Febry)
